Jumat, 14 Juli 2017

Kalo Nggak Labaran Nggak Ketemu Yang Beginian

Assalamualaikum semua…
Minal Aidin Wal Faidzin, Mohon maaf lahir dan batin ya
Lebaran merupakan momen yang sangat ditunggu-tunggu oleh semua umat muslim. Seluruh umat muslim menyambutnya dengan penuh suka cita setelah sebelumnya menjalankan ibadah puasa selama satu bulan lamanya. Hari raya juga merupakan saat berkumpul dengan keluarga besar, bersilaturahmi dengan kerabat dan tetangga, serta bagi anak-anak lebaran sangat dinanti untuk mendapatkan THR. Pada tulisan kali ini aku akan berbagi cerita tentang lebaran di Bengkulu versiku :)
Lebaran identik dengan ketupat. Nah ini nih yang paling khas saat lebaran. Yup, lebaran nggak afdol kalo nggak ada ketupat. Mulai dari H-2 lebaran pasti banyak yang sudah menjual ketupat, namun tidak sedikit pula yang membuatnya sendiri. Kalau saya pribadi setiap tahunnya membuat ketupat lebaran sendiri. Tidak susah membuat anyaman ketupat, selain dapat membuat ketupat sesuai jumlah yang kita inginkan, menganyam ketupat lebaran juga merupakan kegiatan yang menyenangkan.



(Baca Juga: Tradisi Unik, Jamuan Di Malam Takbiran)

Selain ketupat, yang selalu dipersiapkan untuk menyambut lebaran adalah kue lebaran. Saat lebaran pastinya akan ada banyak sekali kue lebaran yang tersaji di setiap rumah. Baik itu kue kering maupun kue basah. Nah kue favorit aku ini nih

Aku gak tau sih namanya kue apa, tapi sejak kecil suka banget sama kue ini. Karena sudah menjadi tradisi di Indonesia jika saat lebaran selalu ada kue, maka para ibu pasti sibuk mempersiapkanny, bahkan tidak sedikit loh yang beralih membuka usaha kue lebaran. Ramadhan benar-benar membawa berkah ya :)
Nah, salah satu yang sangat penting saat lebaran adalah silaturahmi dan saling bermaaf-maafan dengan orang tua, keluarga, kerabat, tetangga, dll. Apalagi untuk yang sehari-harinya sibuk dengan kegiatan dan aktivitas kerja, tentunya sangat jarang sekali bersilaturami dengan tetangga. Bahkan saya sendiri ada beberapa tetangga baru yang tidak saya kenal. Alhamdulillah saat lebaran menjadi momen untuk saling bersilaturahmi dan berkenalan dengan tetangga yang belum saling kenal.

Lebaran kali ini keluarga saya dari Lampung pulang sehingga kami bisa berlebaran bersama. Tanpa terasa anak kakak sepupu saya yang tinggal di Lampung sekarang sudah besar, bahkan sekarang anaknya sudah dua. Dari situ saya sadar kalau ternyata umur saya sudah semakin tua karena keponakan udah semakin banyak dan besar-besar hahaha.
Oh iya, kalau dulu saat lebaran saya selalu mendapatkan THR, tapi di lebaran kali ini malah sebaliknya haha karena faktor umur jadi gak dapat THR lagi deh. Dan Alhamdulillah lebaran kali ini saya bisa membagikan THR kepada keponakan-keponakan. 

Nah, sebelumnya saya sudah membuat amplop THR sendiri loh, karena selain hemat tentunya amplop dari saya akan beda dari yang lainnya.


Tulisan ini dibuat untuk menjawab tantangan dari Blogger Bengkulu untuk #nulisserempak tentang #lebarandibengkulu

1 komentar:

  1. Semuanya bikin kangen tuh, apalagi bikin ketupat, kangen banget. Bikin banyak jadi paus..he

    BalasHapus