Top Social

Jumat, 15 Desember 2017

Daun Kelor untuk Bayi Indonesia yang Sehat

Foto by: @sahabat1hati


"Hai Ozi, perkenalkan saya Puspita. Oh ya kamu pemenang runner up 1 AHMBS 2017 kan? Boleh gak aku tanya-tanya tentang pengalaman kamu di AHMBS ini?"

"Hai mbak Puspita. Alhamdulillah iya mbak. Boleh kok mbak"

Begituah kira-kira awal perkenalkanku dengan Ozi melalui Direct Message di Instagram. Ramah dan rendah hati. Itulah kesan pertama saya saat berkenalan dengan A. Meickloni Wahyuzi atau yang biasa dipanggil Ozi. Remaja kelas 11 SMA Negeri 2 Manna, Bengkulu Selatan ini merupakan Runner Up 1 dalam kompetisi Astra Honda Motor Best Student (AHMBS) 2017.  

Ozi yang juga merupakan ketua Osis di SMA Negeri 2 Bengkulu Selatan ini aktif dalam berbagai kegiatan baik di dalam maupun luar sekolah. Ia juga merupakan siswa berprestasi yang telah membawa nama baik Bengkulu di tingkat nasional atas prestasinya yang berhasil menyabet penghargaan juara 1 dalam kegiatan Kawah Kepemimpinan Pelajar (KPP) 2017 tingkat nasional di Bogor.

Foto by: A. Meickloni Wahyuzi

Saat ini Ozi sedang mengembangkan bisnisnya dalam bidang makanan bayi kaya gizi bernama Kelor Finger Food Cookies. Bisnis ini dilatarbelakangi oleh keprihatinannya atas kondisi bayi penderita gizi buruk di sekitarnya. Ozi memiliki ide untuk mencari bahan makanan bayi yang mudah didapatkan dan murah namun memiliki dampak yang besar bagi kesehatan bayi.

Berbekal pengetahuan yang ia miliki serta melalui penelitian, Ozi memantapkan diri untuk mengelola daun kelor menjadi makanan untuk bayi yang kaya gizi. Kelor sangat mudah ditemukan di daerah tropis seperti di Bengkulu Selatan, namun saat ini daun yang mengandung vitamin C, vitamin A dan protein ini belum dimanfaatkan secara maksimal. Penduduk setempat hanya menggunakannya sebagai tanaman pagar hidup, batas tanah, maupun pakan ternak.

Keunggulan dari Kelor Finger Food Cookies ini adalah bebas bahan pengawet dan perasa serta harga yang sangat terjangkau bagi masyarakat, mulai dari kelas bawah sampai kelas atas. Produk ini dikemas dengaan menarik dan Ozi juga akan mengembangkannya dalam berbagai variasi rasa, bentuk dan warna.

Dengan adanya produk yang ia buat ini Ozi berharap bayi-bayi akan semakin sehat dan tumbuh menjadi generasi yang kreatif. Hal ini dikarenakan generasi unggulan masa depan berawal dari generasi sehat masa kini.

Prestasi, kreatifitas serta jiwa kewirausahaan dari A. Meickloni Wahyuzi ini sangatlah mengispirasi banyak orang terutama anak-anak muda. Semakin banyak anak muda yang menginspirasi seperti Ozi tentunya akan semakin banyak kreatifitas-krreatifitas dan wirausahawan yang akan muncul nantinya.

Indonesia sangatlah membutuhkan pemuda yang kreatif dan inovatif serta berani menjadi wirausaha. Jumlah pemuda Indonesia yang saat ini mencapai angka 62.061.400 jiwa haruslah dimanfaatkan dengan baik. Kekuatan, semangat dan kreatifitas anak muda haruslah didukung dan dikembangkan. Seperti kata Bung Karno “Beri aku 10 pemuda, maka akan kuguncang dunia”.

Salah satunya dengan memberikan pelatihan kewirausahaan. Semakin banyak anak muda yang dapat menjadi wirausahawan, maka akan semakin banyak lapangan pekerjaan dan akan berdampak pada berkurangnya jumlah pengangguran. Selain itu hal ini juga akan meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Kompetisi entrepreneur muda yang diadakan oleh AHM setiap tahunnya sangat bermanfaat dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan dikalangan anak muda. AHMBS yang ke-15 tahun ini mengusung tema “The Young Smart Enterpreneur”. Program ini memberikan apresiasi kepada siswa yang kreatif dalam menjalankan ide bisnisnya dan juga cerdas dalam pengembangannya. Pada tahun 2017 ini AHMBS melibatkan 26 siswa terbaik tingkat SMA yang tersaring dari 598 siswa SMA seluruh Indonesia yang telah menjalankan bisnisnya.

Kita tentunya sangat bersyukur dan juga berterima kasih kepada AHM yang merupakan bagian dari Astra atas kontribusinya sebagai pelopor yang mengapresiasi siswa tingkat SMA dalam membangun semangat dan menjalankan bisnis. AHMBS 2017 turut didukung oleh yayasan AHM dan anak perusahaan AHM yaitu PT Suryaraya Rubberindo Industries, PT Yutaka Manufacturing Indonesia, PT Showa Indonesia Manufacturing, dan PT Musashi Auto Parts Indonesia.

Menggali semangat wirausaha di kalangan siswa berprestasi merupakan bentuk komitmen Astra dalam menemani masyarakat mewujudkan mimpi menjadi kebanggaan bangsa. Jiwa kewirausahaan anak muda sangat penting ditanamkan karena anak mudalah yang nantinya akan menjadi salah satu bagian dari penentu pertumbuhan ekonomi bangsa.

Sesuai dengan Catur Dharma yang selalu menjadi landasan kerja perusahaan. Astra selalu berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan yang menginspirasi negeri. Dimana tujuan akhir dari Catur Dharma ini adalah kesejahteraan bangsa dan kebanggaan nasional.


Semoga dengan terus diadakannnya kegaitan AHMBS setiap tahunnya, akan semakin banyak anak-anak muda Indonesia yang bersemangat untuk menjadi wirausahawan. Selain itu akan semakin banyak pula anak-anak muda yang menjadi inspirasi dan kebanggaan bangsa. 


17 komentar on "Daun Kelor untuk Bayi Indonesia yang Sehat"
  1. Wahh,, keren yaa.. Nggak nyangka daun kelor bisa bermanfaat banget..

    BalasHapus
  2. Ahhh keren ya. Berawal dari kepedulian dan berakhir dengan kesuksesan.
    Sama kaya Astra dengan Catur Dharma-nya ya, Mbak.
    Aku baru tahu loh kalau daun kelor itu bisa jadi makanan bayi.

    BalasHapus
  3. Salah satu program Astra adalah mendukung program kreativitas pemuda untuk menjadi wirausahawan yang berhasil. Keren deh ^^

    BalasHapus
  4. Sebenarnya ada banyak sekali anak anak Indonesia yang kreatif dan berpikiran Brilliant, namun karena tiadanya dukungan bikin mereka tidak bisa mengembangkannya. Perusahaan Astra patut diacungi jempol, berkat program-program nya kreativitas anak Indonesia banyak dikenal orang

    BalasHapus
  5. Salah satu pemuda bengkulu yang berprestasi.. Keren banget memang idenya, dari daun kelor.
    Jadi inget pepatah: dunia tak selebar daun kelor. *eh?* Taunya daun kelor bisa bermanfaat buat memberantas gizi buruk ya..

    BalasHapus
  6. Baru tahu daun kelor Bagus untuk memberantas gizi buruk.

    BalasHapus
  7. Daun kelor itu aku taunya ada hubungannya sama yang mistis2 gtu wah ternyata bermanfaat ya buat dijadikan makanan baby TFS

    BalasHapus
  8. Baca ini jadi ingat jaman SMA dulu pernah masukin proposal untuk ikutan seleksi AHM. Tapi gak lolos euy..huhuhu..

    BalasHapus
  9. Saya belum permah ketemu daun kelor selama tinggal di bengkulu ini. Di kampung saya sering masak itu dulu. Kasih info dong mbak klo nemu di kota sini.

    BalasHapus
  10. Baru beberapa bulan belakang aku tau daun kelor banyak manfaatnya. Tapi selama ini cuma dikonsumsi dalam bentuk bubuk. Gatau kalo ternyata ada siswa Bengkulu yang canggih kepikirian dibikin finger cookies buat bayi. ��

    BalasHapus
  11. Wah... aku salut banget nih sama Ozi, masih muda tapi udh membuat kreasi yang luar biasa... daun kelor bisa jadi alternatif sumber gizi untuk bayi-bayi di dunia ^^

    BalasHapus
  12. mantab ni adek, beruntung memang kalau yang berprestasi didukung dengan yang peduli

    BalasHapus
  13. Baru tahu daun kelor bisa buat bayi. Keren nih pemuda bengkulu

    BalasHapus
  14. Wahh keren ya bisa memanfaatkan alam jadi penasaran mw nyobain untuk ghazy

    BalasHapus
  15. Keren yah, masih SMA sudah punya bisnis, pemikirannya itu loh bisa jadi teladan bagi pelajar2 Indonesia...

    BalasHapus
  16. Bangga sebagai sesama orang Bengkulu, btw itu senyum adiknya manis banget yak, obat galau emak, hahaha

    BalasHapus
  17. Semoga kakak Nawra , Athifah dan Annasya juga Smart dan berprestasi kayak kakak ini ya

    BalasHapus