Top Social

Rabu, 26 September 2018

Menikmati Kebudayaan Palu di Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018


Hallo selamat pagi…

Kali ini aku bakalan ngomongin tentang Palu. Hmm berbicara tentang Palu, apa sih yang paling berkesan menurut kalian?

Palu merupakan kota yang unik. Kota ini terletak di teluk dan dikelilingi oleh pegunungan serta lautan. Berada di kota ini kita akan disuguhkan pemandangan pegunungan dan laut secara bersamaan. Palu ini memiliki pantai dan laut yang sangat indah dengan degradasi warna yang mengagumkan.


Oh ya kali ini aku bukan ingin membahas tentang pantai ataupun laut di Palu, tapi tentang salah satu festival keren di Palu, yaitu Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 yang akan dilaksanakan pada 20-30 September 2018. Festival ini merupakan festival besar di Palu dan mulai tahun ini masuk dalam kalender kegiatan pariwisata nasional di Kementerian Pariwisata.

Arti kata “Nomoni” yang terdapat dalam nama festival tersebut diambil dari bahasa suku Kaili yang berarti “bergema”. Suku Kaili ini merupakan salah satu suku di Indonesia yang mendiami sebagian besar wilayah di Provinsi Sulawesi Tengah. Konon nama “Kaili” berasal dari nama pohon Kaliki yang umumnya tumbuh di hutan-hutan di kawasan yang berada di daerah ini, terutama di tepi Sungai Palu dan Teluk Palu.

Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN)

Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 akan diselenggarakan selama 3 hari mulai besok 28 September 2018 hingga 30 September 2018. Festival ini dipusatkan di sepanjang Pesisir Teluk Palu, mulai dari ujung Hotel Wina Pantai hingga ujung menuju belokan Swiss Bell Hotel.

 Festival ini diselenggarakan dengan tujuan untuk mengungkap kembali kearifan budaya masa lalu yang sudah ratusan tahun tenggelam. Kebudayaan tersebut kemudian dimunculkan kembali dengan dibalut kemasan atraksi seni pertunjukan dengan mengangkat nilai-nilai kebudayaan yang arif dan luhur.

Selain bertujuan untuk melestarikan tradisi dan kebudayaan masa lalu, Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 juga menjadi media promosi pariwisata Provinsi Sulawesi Tengah. Acara yang diadakan setiap tahun ini selalu mampu mendatangkan ribuan wisatawan baik dari domestik maupun mancanegara.

Apa saja sih yang akan disuguhkan dalam Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 ini?





Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018 yang diselenggarakan selama 3 hari ini akan menyuguhkan berbagai pertunjukan seni dan budaya. Pertunjukan-pertunjukan tersebut anyara lain seruling tradisional kolosal lalove dan panggung tradisional gimba di sepanjang Teluk Palu serta berbagai ritual adat Balita dari Suku Kaili yang pastinya dangat menarik. Oh ya, salah satu ritual yang sangat popular adalah Pompoura (Tala Bala’a), yaitu ritual menginjak-injak bara api oleh masyarakat Kaili yang dipercaya bisa mengusir penyakit.

Selain pertunjukan seni dan budaya, acara ini juga dimeriahkan dengan acara-acara olahraga, seperti lomba marathon internasional, lomba berenang, lomba perahu tradisional sadeq, dan lain-lain. Bagaimana? Keren kan?

Kota Palu ini memiliki potensi budaya dan pariwisata yang tidak kalah dengan daerah-daerah lain di Indonesia. Palu dikenal sebagai kota lembah. Kota ini merupakan kota tiga dimensi yang wilayahnya terdiri dari pantai, daratan dan perbukitan, sehingga sering disebut sebagai “surga di bawah khatulistiwa”.

Kota Palu ini memiliki banyak objek wisata loh yang terdiri dari wisata pantai, lembah atau daratan dan wisata perbukitan. Potensi pariwisata pantai di Palu ini adalah Pantai Teluk yang membentang dari wilayah Palu Barat, Palu Timur hingga ke Utara. Wah sama seperti Bengkulu yang punya banyak pantai? Cocok banget nih dikembangkan untuk wisata bahari. Oh ya, di sebelah timur Palu ini terdapat tempat menyelam favorite yang terkenal dikalangan wisatawan mancanegara loh, yaitu berada di kepulauan Togean.

Nah sekalian datang ke Festival Pesona Palu Nomoni (FPPN) 2018, kita bisa sekalian berwisata di Palu dan sekitarnya.


Be First to Post Comment !
Posting Komentar