| Optimasi SEO untuk Website Bagi Pemula | Puspita Yudaningrum - Blogger Traveling and Lifestyle

Top Social

Senin, 29 Juli 2019

Optimasi SEO untuk Website Bagi Pemula



Beberapa teman yang tahu saya sekarang fokus sebagai blogger ada yang bertanya kapan saya pertama kali ngeblog. Kalau mengenal dan mulai menulis di blog sudah lama sekali, sekitar tahun 2014 saat masih menjadi mahasiswa. Namun saat itu menulis blog benar-benar hanya sebatas hobi dan isi blog juga kebanyakan curhatan. Tentu saja ilmu tentang blog pada saat itu masih nol (0) besar alias tidak ada sama sekali. Yang aku tahu ngeblog hanya sebatas menulis – upload – share. Benar-benar sesimple itu. 


Pertengahan tahun 2017 aku baru memutuskan serius menjadi blogger. Diawali dengan bergabung dalam komunitas blogger yang ada di Bengkulu. Di sana juga aku mengenal blog TLD (Top Level Domain). Sebulan setelah bergabung dalam komunitas tersebut, aku langsung membeli domain untuk blog yang aku gunakan sekarang. Oh ya kalau kamu mau beli domain kamu bisa cari penyedia domain dan hosting Indonesia yang sudah terpercaya. 

Setelah memiliki blog TLD apakah sudah selesai? Ternyata belum teman-teman. Banyak hal dari dunia blogging yang harus dipelajari, salah satu yang paling penting adalah SEO (Search Engine Optimization). Untungnya aku tidak hanya bergabung dalam komunitas blogger di Bengkulu saja, namun beberapa komunitas blogger lainnya melalui WA grup jadi aku bisa belajar lebih banyak tentang ilmu blog ini. 

Kata SEO ini sudah tidak asing lagi bagi para blogger maupun content writer, namun sebenarnya apa sih SEO ini? SEO ini merupakan serangkaian proses yang dilakukan secara sistematis yang bertujuan untuk meningkatkan volume dan kualitas trafik (kunjungan) dari mesin pencari menuju alamat situs web tertentu dengan memanfaatkan mekanisme kerja alami algoritma dari  mesin pencari seperti Google, Yahoo, Ask, dll. Apa sih tujuan dari SEO ini? SEO ini bertujuan untuk menempatkan suatu alamat website pada posisi teratas atau setidaknya pada halaman pertama dari hasil pencarian berdasarkan subjek tertentu dari suatu kata kunci yang kita gunakan. Singkatnya, dengan SEO yang bagus suatu alamat website akan menempati posisi teratas dari hasil pencarian sehingga website tersebut akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mendapatkan pengunjung karena otomatis pengunjung sudah langsung mendapatkan website yang ia butuhkan. 

Bagaimana untuk memulai belajar SEO ini? SEO terbagi menjadi dua, yaitu SEO On-Page dan SEO Off-Page. SEO On-Page yaitu optimasi SEO yang diterapkan pada konten yang kita buat. Sedangkan SEO Off-Page adalah penerapan SEO dari luar website kita untuk mempengaruhi peringkat website kita di mesih pencari.  Pada blogpost kali ini saya akan fokus untuk membahas komponen-komponen yang terdapat pada SEO On-Page. 

Komponen utama SEO On-Page

1. Penggunaan Kata Kunci
Saat ingin mencari informasi di internet, para user pasti memasukkan kata kunci pada mesin pencari. Hal inilah yang menjadi alasan terbesar akan pentingnya pemilihan kata kunci yang digunakan pada konten kita. Pemilihan kata kunci juga bertujuan agar saat menulis kita bisa fokus membahas konten tentang kata kunci yang digunakan. Misalnya kita menggunakan kata kunci “belajar fotografi”, maka pembahasan artikel tersebut harus fokus pada kata kunci “belajar fotografi”.  

Sebelum menentukan kata kunci, ada baiknya kita melakukan riset terlebih dahulu misalnya dengan menggunakan alat yang tersedia gratis di internet, seperti Ubersuggest, Google AdWords, Keyword Planner,dll. Kata kunci yang kita gunakan ini juga sangat disarankan untuk digunakan pada judul, url, di dalam konten dan juga digunakan untuk penamaan di gambar yang digunakan.

2. Judul 
Setelah menentukan kata kunci yang tepat, kita juga harus menentukan judul yang tepat. Usahakan judul pada artikel yang kita buat mengandung kata kunci. Selain itu judul haruslah menarik agar menarik pembaca untuk mengklik artikel kita. SEO akan bekerja dengan baik jika judul yang digunakan mengandung 20-60 karakter atau 2-20 kata dan tentu saja hindari penggunakan kata yang memiliki makna ganda karena hal ini akan membingungkan pembaca. 

3. URL dan Permalink 
Saat kita mengunjungi artikel pada sebuah website, tentu artikel tersebut memiliki URL. Nah bagaimanakan memilih URL/permalink yang baik? URL/permalink yang baik menurut SEO adalah yang yang mengandung kata kunci. Selain itu usahakan URL/permalink yang digunakan pendek dan setiap kata dipisahkan dengan tanda (-). 

4. Konten
Inti dari sebuah website/blog adalah konten. Tentu saja konten yang disajikan harus berkualitas. Konten dengan kualitas baik akan membuat pembaca betah dan bertahan lama untuk membaca. Lalu bagaimana cara membuat konten yang baik menurut SEO? Yang pertama dapat kita lakukan adalah mengulangi frasa atau kata yang sama beberapa kali. Namun ingat, jangan memaksakan untuk memasukkan frasa atau kata dalam kalimat karena hal ini bisa membuat artikel menjadi tidak baik. 

Kedua, batasi jumlah kata. Paling tidak setiap barisnya mengandung 13-15 kata atau 4-6 setiap barisnya. Hal ini bertujuan agar konten nyaman untuk dilihat. Ketiga, pisahkan setiap bagian. Artikel yang sangat panjang akan membuat pembaca menjadi bosan. Kita bisa mengakalinya dengan membuat artikel tersebut menjadi beberapa bagian yang dapat dipisahkan menggunakan subheading, foto, dll. 

5. Heading
Heading merupakan format teks yang digunakan untuk menandai suatu bagian pada artikel. Fungsi dari heading ini adalah untuk memudahkan pengunjung membaca keseluruhan isi dari artikel karena setiap bagian dari konten ini dipisahkan sesuai dengan topik masing-masing. Jadi jika kamu menambahkan heading pada artikel, itu artinya kamu sudah melakukan optimasi SEO dari kontenmu. 

6. Gambar
Gambar menjadi salah satu bagian pendukung dari konten artikel yang kita buat. Konten yang bagus dan ditambah dengan gambar yang mendukung tentu akan menjadi kolaborasi yang apik. Namun bagaimanakah gambar yang sesuai dengan SEO? Tentunya gambar harus sesuai dengan topik dan ganti nama gambar dengan kata yang mengandung kata kunci. Oh ya, jangan menggunakan gambar dengan ukuran terlalu besar dan usahakan menggunakan gambar milikmu sendiri atau gambar yang tidak mengandung hak cipta. 

7. Kecepatan Website
Kecepatan website yang baik memungkinkannya berada di peringkat atas pada mesing pencari karena tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menampilkan website tersebut. Pembaca website kita juga tidak membutuhkan waktu terlalu lama untuk menampilkan konten yang akan dibaca. Apa yang mempengaruhi kecepatan website? Yang paling utama adalah kecepatan internet. Selain itu itu kualitas dari hosting yang digunakan. Untuk itu kita harus berhati-hari dalam memilih layanan hosting Indonesia untuk website yang kita gunakan. Saya pribadi menyarankan untuk menggunakan hosting dari Qword karena sudah memiliki layanan Could Hosting dengan kecepatan yang sangat baik. 

Selain itu WordPress Hosting dari Qwords ini sudah dioptimalkan dengan CouldPOP sehingga memiliki skalabilitas yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan histing biasa. Bagi kamu yang membutuhkan Could Hosting dengan performa tinggi, Qwords menyediakan paket High Performance Could Hosting yang dilengkapi dengan teknologi Ultrafast SSD dan Fitur keamanan ekstra serta terintegrasi di cPanel Hosting. Bagi kamu yang ingin membuat website profesional, layanan ini tentu sangat cocok untuk kamu pilih. 

Nah itu tadi komponen-komponen dari SEO On-Page yang harus diperhatikan untuk optimasi website dengan SEO. Untuk SEO Off-Page akan dibahas pada artikel selanjutnya yaa. 


Be First to Post Comment !
Posting Komentar