| Transportasi untuk Mendukung Ekonomi dan Pariwisata Indonesia | Puspita Yudaningrum - Blogger Traveling and Lifestyle

Top Social

Senin, 21 Oktober 2019

Transportasi untuk Mendukung Ekonomi dan Pariwisata Indonesia


Dalam melakukan kegiatan sehari-hari, apa sih yang sangat mempengaruhi mobilitas kamu? Pasti jawabannya adalah transportasi. Apalagi untuk kamu yang hobi jalan-jalan atau bepergian, sudah pasti hal yang sangat utama harus ada adalah sarana transportasi.

Transportasi sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari kita. Bahkan bisa dikatakan tidak bisa melakukan aktivitas tanpa didukung dengan transportasi. Bisa dibayangkan jika tidak adanya transportasi maka mobilitas kita tentu saja akan berjalan lambat.

Kondisi Indonesia sebagai negara kepulauan membuat infrastruktur transportasi menjadi hal vital yang harus diperhatikan pemerintah. Infrastruktur transportasi yang baik dapat mempermudah suplai barang dan jasa ke berbagai wilayah, dan pada akhirnya dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat di seluruh Indonesia. Selama lima tahun terakhir, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) telah membangun berbagai sarana dan prasarana transportasi pada sektor darat, laut, dan udara di berbagai wilayah di Indonesia.

Sumber: BKIP Kemenhub

Berbagai pembangunan infrastruktur telah dilakukan baik diperkotaan maupun di pelosok desa. Selama periode 2014-2018, sebanyak 21 pelabuhan penyebrangan baru dibangun untuk menghubungkan daerah-daerah terpencil. Beberapa di antaranya adalah Pelabuhan Penyebrangan Kuala Tungkal di Jambi, Pelabuhan Penyebrangan Seba di Nusa Tenggara Timur, dan Pelabuhan Penyebrangan Amahai di Maluku.

Lain halnya dengan pelabuhan penyebrangan, perkeretaapian merupakan sarana transportasi yang banyak dimanfaatkan di perkotaan. Sarana ini juga semakin penting keberadaannya, terbukti dengan data jumlah penumpang kereta api dari tahun 2014-2108 yang mencapai 1.779.519.569 orang.

Pembangunan jalur kereta api termasuk jalur ganda dan reaktivasi tahun 2018 ditargetkan mencapai 366,60 km’sp. Pembangunan jalur ganda kereta api ini bertujuan untuk meningkatkan waktu tempuh dan meningkatkan kapasitas lintas kereta. Contohnya, dengan keberadaan jalur ganda, waktu tempuh kereta yang awalnya 100-120 menit akan menjadi 60-90 menit sementara kapasitas lintas akan meningkat dari 54 kereta api menjadi 114 kereta api.


Peran Transportasi dalam mendukung Ekonomi dan pariwisata Indonesia


Pariwisata Indonesia selama ini tak pernah bisa dilepaskan dari peran transpotasi sebab wisatawan mancanegara dan wisatawan Nusantara yang ingin berkunjung ke beragam destinasi wisata yang tersebar di Nusantara didukung sektor trasnportasi.

Pariwisata tidak bisa dilepaskan dari yang namanya 3 A, yakni Akses, Amenitas, dan Atraksi. Untuk transportasi masuk dalam Akses. Adapun Akses di Indonesia guna mendukung pengembangan pariwisata Indonesia tergolong lengkap.

Ada yang menggunakan darat, laut, dan udara. Memanfaatkan jalur darat, wisatawan juga bisa memakai jasa kereta api. Di Indonesia, PT Kereta Api Indonesia (KAI) identik dengan melayani destinasi wisata yang tersebar di Jawa. Tak hanya itu, masih ada yang tengah booming, yaitu KA Pariwisata.
Kereta wisata Priority telah secara resmi melayani wisatawan dari Jakarta ke Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang), destinasi wisata yang termasuk dalam 10 Bali baru. Selain itu, para pelancong juga bisa menggunakan jasa PT Pelni, yaitu memakai kapal menuju destinasi yang ada di Indonesia. Masih ada cruise untuk wisatawan yang berkantung tebal. Sementara yang masih mejadi favorit wisatawan ketika datang ke berbagai destinasi wisata yang ada di Nusantara dengan menggunakan jasa transportasi udara, yakni pesawat terbang.

Selain dalam bisang pariwisata, kemajuan tranportasi ini juga sangat mendukung perkembangan perekonomian Indonesia. Dengan adanya sarana transportasi, pendestribusian barang dan jasa menjadi lancar. Hal ini dapat memptong biaya angkut atau distribusi sehingga tingkat harga barang dan jasa dapat lebih dijangkau oleh semua lapisan masyarakat. Dengan demikian akan berdampak pada peningkatan ekonomi serta kesejahteraan masyarakat Indonesia.



Website Kemenhub
Sosmed:
Twitter
Facebook 
Instagram

Be First to Post Comment !
Posting Komentar