| Archive for September 2019

Top Social

Featured Posts Slider

Senin, 30 September 2019

USB OTG SanDisk, Solusi Praktis untuk Back Up dari Smartphone


Mendengar kata kehilangan, apa yang terlintas dalam pikiranmu? Sedih, menyekitkan, bingung, atau yang lainnya? Pastinya kalau kehilangan merupakan sesuatu yang sangat tidak kita inginkan. Berbicara tentang kehilangan, salah satu pengalaman kehilangan yang pernah aku alami adalah kehilangan data. Sebagai orang yang suka ribet kalau bepergian, aku lebih sering menyimpan data di smartphone, baik itu data draft artikel dan foto kerjaan, maupun soft file buku kuliah hingga foto-foto pribadi hampir semuanya aku simpan di smartphone. 

Bulan Maret lalu aku dan temanku jalan-jalan ke beberap kota di Pulau Jawa. Traveling kali ini sudah kami rencanakan beberapa minggu sebelumnya. Awalnya aku berencana membawa laptop karena ada beberapa artikel dan pekerjaan yang tetap harus diselesaikan. Namun setelah beberapa pertimbangan aku mengurungkan niat tersebut karena akan banyak bawaan jika membawa laptop ditambah lagi pembatasan bagasi pesawat. 

Lalu bagaimana dengan pekerjaan yang tetap harus diselesaikan? Nah konsekuensi dari tidak membawa laptop ini ya aku harus menyesaikan beberapa pekerjaan ini sebelum berangkat traveling dan menyimpannya di smartphone. Aku merasa sangat berutung berada di zaman serba canggih ini yang sangat membantu banyak hal menjadi lebih mudah, salah satunya dengan keberadaan smartphone ini. 

Selain digunakan untuk menyimpan draft pekerjaan yang harus tayang ditanggal saat aku traveling, smartphone ini juga aku gunakan untuk menyimpan foto-foto selama traveling ke beberapa kota ini. Meskipun semua sudah dipersiapkan sedemikian rupa namun tetap saja ada hal-hal tidak terduga yang diluar kendali kita terjadi. Nah masalah ini muncul saat aku berada di Bandung, dimana Bandung ini menjadi kota ketiga yang aku dan temanku kunjung setelah Jogja dan Malang. 

Saat berada di Bandung, tiba-tiba smartphone ku hang. Panik? Pastinya! Bagaimana tidak panik, ada dua artikel yang harus aku kirim file nya melalui email kepada klien dan ada foto produk yang harus aku posting pada hari tersebut. Dan apesnya lagi semua data di smartphone itu tidak bisa diselamatkan alias hilang. Akibatnya aku harus mengulang membuat draft artikel dengan meminjam laptop teman yang sedang kuliah di Bandung. Selain itu aku juga harus foto ulang untuk produk yang harus diposting. 

Hasil Survei dari Customer Mobile Habit and Data Management Survey oleh DEKA

Setelah kejadian itu yang menjadi pelajaran untukku adalah pentingnya melakukan back up data smartphone. Kamu tahu tidak sih, menurut survey yang berjudul Indonesia Customer Mobile Habit and Data Management Survey oleh DEKA yang dikomisikan Western Digital Corp, terdapat 67% orang Indonesia pernah mengalami kehilangan data dari ponsel mereka. Riset ini dilakukan di 6 kota besar, yaitu Jakarta, Bandung, Surabaya, Medan, Yogyakarta dan Makassar yang melibatkan 1.120 responden. 

Menurut data yang diperoleh, 80% responden sudah menyadari pentingnya back up data smartphone, namun hanya sepertiganya yang teratur melakukan back up dalam periode sebulan sekali. Mengapa demikian? Alasannya karena untuk melakukan back up data ini harus melalui proses yang lumayan rumit dan memakan waktu. Hal ini lah yang membuat banyak dari responden malas melakukan back up data. 

Smartphone tidak hanya digunakan sebagai alat komunikasi, namun juga sudah dianggap sebagai pengganti kamera. 90% responden mengatakan bawa mereka lebih sering menggunakan smartphone untuk mengambil gambar dan sisanya untuk menelpon serta chatting. Hal ini tentu saja sejalan dengan banyaknya data yang terdapat pada smartphone merupakan foto dan video.



Untungnya pengalaman buruk ini InsyaAllah tidak akan terulang lagi. Mau tahu rahasianya? Karena sekarang mau backup data tidak susah dan ribet. Kok bisa? Iya bisa! Tahu nggak sih kalau sekarang itu aku punya SanDisk Ultra Dual Drive USB On The GO. SanDisk yang tergabung dalam naungan Western Digital Corp sebagai produsen #SanDiskAPAC ini merupakan salah satu solusi terbaik dalam melakukan back up data ponsel yang mudah dan cepat. 

Mengapa Harus USB OTG SanDisk? 

Proses Back Up Data Mudah

USB OTG SanDisk sangat memudahkan dalam pemindahan data antar perangkat, misalnya saja dari smartphone ke laptop, PC atau smart TV. Dengan konektor micro USB, USB Type X atau mini flash drive yang bisa disesuaikan dengan tipe ponsel, back up data ini menjadi lebih mudah. 

Tranfer File Hingga 150Mb/detik

Pernah melakukan transfer file tapi lama? Nah tenang saja, USB OTG SanDisk ini memiliki kecepatan hingga 150Mb/detik, jadi transfer file bisa sangat cepat. 

Kompatibel 

USB OTG SanDisk ini kompatible dengan berbagai perangkat dengan konektor USB Type-A, USB Type-C, Micro USB, mini flash drive, USB 3.0 an USB 3.1.

Back Up Data Otomatis

Kok otomatis? Iya! Karena setiap terhubung ke smartphone, OTG SanDisk ini secara otomatis akan melakukan back up data. Dengan begini risiko kehilangan data bisa diminimalisir. 


Desain Praktis


Dengan ukurannya yang kecil seukuran flashdisk, OTG SanDisk ini mudah untuk dibawa kemana-mana. Selain itu juga memiliki kapasitas yang beragam, mulai dari 16 GB, 32 GB, 64GB, 128 GB hingga 256 GB. Oh ya selain itu ada garansi 5 tahun loh dengan catatan USB OTG SanDisk yang kamu beli adalah produk original dengan stiker garansi distributor resmi, sehingga jika ada kerusakan kamu bisa dengan mudah melakukan klaim di empat distributor resminya. 

Bagaimana? Penting banget kan melakukan back up data dari smartphone ini. Banyak sekali kenangan dan data yang tentunya #DibuangSayang berada di smartphone kita. Untuk menghindari kehilangan data-data tersebut, melakukan back up data dengan USB OTG SanDisk secara berkala bisa menjadi solusi yang mudah dan cepat. 

Kamis, 19 September 2019

6 Tips Untuk Meningkatkan Traffic Website

Kalian para blogger atau para memilik website pernah sedih gak sih kalau traffic kunjungan ke website kalian menurun? Pasti sedih dong yaa. Traffic ini penting banget baik bagi para pemmilik website maupun blogger karena semakin banyaknya kunjungan akan berpengaruh dengan banyaknya tawaran kerjasama baik iklan maupun artikel.



Sejak pertama memiliki blog aku sudah mencoba berbagai cara untuk meningkatkan traffic blog, mulai dari konsisten menulis, rajin share tulisan di sosial media hingga mengikuti grup-grup blogwalking. Memang cara-cara tersebut lumayan menambah jumlah kunjungan ke blog, namun hasilnya tidak setinggi harapan. Hmm kira-kira apa yang salah yaa? Begitu pertanyaan yang muncul dalam pikiranku waktu itu. 
Untungnya aku memiliki banyak teman yang memang sudah ahli dalam bidang ini. Selain itu aku juga belajar secara otodidak cara untuk meningkatkan traffic ini. Nah di blogpost kali ini aku akan membagikan 6 tips untuk meningkatkan traffic kunjungan ke blog atau website. 

Tips untuk Meningkatkan Traffic Website

1. Riset Keyword

Riset keyword ini penting sekali dalam membuat sebuah artikel. Malas atau tidak melakukan riset keyword adalah sebuah kesalahan besar bagi pemilik blog atau website. Mengapa demikian? Karena tanpa melakukan riset artikel ini akan menyulitkan website atau blog kita ditemukan di hasil pencarian. 

Sayang sekali bukan jika artikel menarik dan berkualitas yang kita hasilkan namun tidak ada pembacanya karena tidak ditemukan di pencarian google? Ada banyak cara kok untuk melakukan riset keyword ini. Beberapa tools bisa kamu manfaatkan untuk menentukan keyword yang tepat. Nah untuk bahasan ini bakalan aku bahas di pembahasan pada blogpost selanjutnya yaa. 

2. Judul Menarik

Ibarat bertemu seseorang, judul ini merupakan first impression kita ke orang yang baru kita temui. Kalau pada pertemuan pertama sudah menarik tentu saja kita akan penasaran untuk mengnal dan mengetahui lebih mendalam bukan? Nah sama dengan judul pada sebuah artikel. Judul ini sangat berperan penting pada dibaca atau tidaknya artikel kita. Bagaimana tips memilih judul yang menarik? 

Pertama, gunakan angka dan list. Orang-orang sangat menyukai judul dengan angka dan list. Misalnya, 5 cara menulis dengan mudah. Kedua, judul berisi topik yang akan dibahas pada artikel. Misalnya kita akan membahas cara mendapatkan beasiswa lpdp, maka judul yang tepat Seluk-beluk Beasiswa LPDP Beserta Tips Lolos LPDP. 

3. Menulis Artikel dengan Lengkap

Dulu saat awal-awal membuat blog, aku sama sekali tidak tahu jika ada ketentuan jumlah kata yang disarankan agar artikel kita dinilai baik pada mesin pencari. Bahkan awal-awal dulu aku hanya menulis sekitar 300-500 kata untuk satu postingan blogpost. Ternyata untuk mendapatkan penilaian dengan ranking yang baik di google, artikel haruslah panjang dan lengkap. 

Seberapa panjang sih agar artikel kita dinilai baik oleh google? Berdasarkan beberapa analisis, rata-rata panjang artikel blog yang muncul di halaman pertama mesin pencari adalan 1890 an kata. Nah bagaimana? Lumayan panjang bukan? Wah ini juga penjadi PR banget untuk aku agar bisa lebih panjang dan lengkap lagi saat menulis sebuah artikel blogpost. 

Lalu bagaimana dengan artikel yang hanya membutuhkan tidak sampai 1890 an kata? Misalnya saja artikel tentang resep masakan? Ya tentu kamu tidak butuh menuliskannya dalam jumlah yang sangat panjang begitu tapi pastikan artikel resep kamu adalah yang paling lengkap dibandingkan resep-resep lainnya. 

4. Berikan Visual yang Menarik

Artikel yang panjang namun tidak memiliki visual yang menarik tentu akan membosankan. Kamu perlu memberikan tambahan visual agar artikel terlihat menarik, misalnya saja memberikan infografik, foto, atau gambar ilustrasi. Visual yang menarik tidak hanya membuat pengunjung betah untuk membaca, namun juga membantu mereka memahami konten dari artikel. 

5. Tingkatkan Kecepatan Website 

Saat mengunjungi sebuah blog atau website namun memiliki loding yang lama tentu membuat kita tidak sabar dan sering kali langsung meninggalkan laman tersebut. Nah kecepatan website ini penting banget dalam mempengaruhi jumlah traffic blog kita. Jadi kamu harus pintar-pintar dalam memilih penyedia hosting Indonesia untuk website atau blog kamu. 

Nah menurut pengalaman beberapa teman, mereka merekomendasikan Qwords untuk mengatasi masalah kecepatan website. Mengapa? Karena di Qwords ini Hosting kamu akan didesain khusus untuk penggunaan WordPress dan mendapat Ekstra CouldPOP untuk menghasilkan performa terbaik WordPress Hostingmu. Selain itu WordPress Hosting kamu akan didesain khusus untuk mendukung penggunaan CloudFlare sehingga blog ataupun website kamu akan memiliki loading yang cepat. 

6. Pastikan Website Responsif 

Loading website atau blog yang cepat belum cukup loh. Kamu juga perlu memastikan website atau blog yang kamu miliki responsive di semua perangkat, baik perangkat desktop maupun mobile, terlebih saat ini kebanyakan orang mengakses website menggunakan mobile. Bahkan menurut riset dari google, 94 persen penguna internet di Indonesia mengakses internet melalui perangkat mobile. 

Bagaimana cara membuat website kita responsif? Kamu tentu saja harus pintar-pintar memilih penyedia hosting yang berkulitas. Tenang saja, saat ini sudah ada penyedia hosting murah yang tentu saja responsif loh. Untuk yang satu ini aku sangat merekomendsikan Qwords untuk menjadi pilihan. 


Nah itu tadi 6 tips yang bisa kamu lakukan untuk meningkatkan jumlah traffic pada website atau blog kamu. Selamat mencoba yaa!