Top Social

Kamis, 17 Mei 2018

Makanan Khas Bengkulu yang Harus Kamu Coba


Hai hai Assalamualaikum…

Sebelumnya aku mau mengucapkan marhaman ya ramadhan. Alhamdulillah kita bisa dibertemukan lagi di bulan ramadhan tahun ini.



Hmmm ngomongin ramadhan nih pasti salah satu yang nggak pernah ketinggalan adalah makanan. But wait, kali ini aku nggak bakalan bahas tentang takjil ramadhan kok, tapi aku bakalan bahas tentang makanan khas Bengkulu. Wah puasa-puasa bahasannya makanan aja nih. Gak apa-apalah yaa aku yakin kamu kuat kok, sama kuatnya seperti Dilan yang menahan rindu (ngomong apalah ini).

Well langsung aja yuk, jadi kali ini aku mau bahas 4 makanan khas Bengkulu yang harus kalian cobain kalau berkunjung ke Bengkulu.
1. Tempoyak

Makanan khas Bengkulu ini terbuat dari durian yang difermentasi. Ini mungkin terdengar asing untuk teman-teman yang tinggal di luar pulau Sumatera. Tempoyak ini menjadi salah satu makanan olahan durian yang cukup unik. Resep ini sudah ada turun-temurun dan hebatnya nih masyarakat Bengkulu memiliki cara untuk menyimpan tempoyak ini sehingga tempoyak bisa awet sepanjang tahun. Yaampun kira-kira gimana hayoo caranya?

Oh ya masyarakat Bengkulu biasanya memasak tempoyak ini dengan dicampur udang, tapi nggak jarang tempoyak ini dijadikan sebagai sambal. Hmmm gimana yaa rasanya. Penasaran? Kalo ke Bengkulu gak boleh ketinggalan untuk cobain ini deh pokoknya.

2. Pendap

Kalau di Bengkulu orang sering menyebutnya sebagai ikan pais. Pendap ini terbuat dari ikan yang diolah bersama dengan beraneka ragam bumbu, seperti bawang putih, bawang merah, lengkuas, cabai giling dan bumbu dapur lainnya. Kemudian ikan dan bumbu-bumbu tersebut dicampur merata dengan kelapa muda dan dibungkus dengan daun talas. Untuk menjaga cita rasanya, daun talas dibungkus lagi dengan daun pisang, lalu dikukus

Ikan yang biasa digunakan adalah ikan kakap atau ikan laut lainnya. Oh ya, proses memasak pendap ini harus 8 jam ataau minimal 4 jam. Kebayang kan ya lamanya, tapi itulah yang membuat bumbu-bumbu meresap ke dalam ikan bahkan daun talasnya.

3. Rebung

Ada yang tahu rebung gak sih? Rebung ini tunas bambu yang masih muda. Inget ya tunas bambu yang masih mudah, jadi jangan bayangin makan bambu seperti panda hehe. Di Bengkulu kebanyakan rebung yang dijual adalah rebung asam, dan beberapa ada juga menjual rebung manis.

Nah biasanya rebung dimasak santan untuk campuran ikan. Perpaduan rebung asam dengan ikan yang lezat tentunya sangat enak untuk dinikmati. Kalau masyarakat Rejang (masyarakat yang tinggal di Kabupaten Rejang Lebong dan Kepahiang) mengolah rebung dan ikan dengan cara difermentasi bersama dengan berbagai macam rempah-rempah, aku sendiri sih belum pernah coba karena kata teman-teman rasanya pedes dan aku gak suka pedes hehe. Oh ya rebung ini memiliki kandungan karbohidrat, protein dan dua belas asam amino penting yang sangat diperlukan oleh tubuh.

4. Daging malbi

Daging malbi ini menggunakan daging sapi yang dimasak kecap dengan bumbu-bumbu pilihan dengan sedikit taburan kacang tanah. Warna hitam dari kecap membuat rasanya manis, sedangkan aroma harum dari daging malbi ini diperoleh dari cengkeh dan kayu manis. Daging malbi ini mengandung gizi-gizi penting yang diperlukan oleh tubuh karena berbahan dasar daging sapi yang memiliki kandungan gizi yang baik, seperti zat besi, protein, selenium, zinc, omega 3 dan vitamin B kompleks.

Nah itu tadi makanan khas Bengkulu yang harus banget kamu cobain kalau sedang berkunjung ke Bengkulu. Semoga bisa berkunjung ke Bengkulu ya :)

Tulisan ini diikutsertakan dalam collaborasi blog “Komunitas Emak Blogger” kelompok Dian Sastro dengan trigger post “Lima Makanan Khas Kota Bandung yang Tak Lekang Oleh Waktu” dari mbak Hikmah Khaerunnisa. #KEBBloggingCollab

Be First to Post Comment !
Posting Komentar